Ensiklopedia

KAWASAN STRATEGIS NASIONAL (KSN)

Wilayah yang penataan ruangnya diprioritasnya karena mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pertahanan dan keamanan nagara, ekonomi, sosial budaya, dan/atau lingkungan, termasuk wilayah yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia.

Kawasan cagar budaya Borobudur merupakan salah satu Kawasan Strategis Nasional yang kemudian terbagi menjadi Subkawasan Pelestarian 1 (SP-1) dan Subkawasan Pelestarian 2 (SP-2).

KAWASAN CAGAR BUDAYA

adalah satuan ruang geografis yang memiliki dua Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang khas. Kawasan Borobudur merupakan kawasan cagar budaya tingkat nasional yang telah ditetapkan pada tahun 2014.

Untuk mendukung rencana pelestarian Kawasan cagar budaya Borobodur maka dikeluarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Borobudur dan sekitarnya. Peraturan ini merupakan salah satu upaya perlindungan kawasan cagar budaya Borobudur.

KAWASAN BOROBUDUR

Kawasan Borobudur dan Sekitarnya yang selanjutnya disebut Kawasan Borobudur berdasarkan Perpres Nomor 58 Tahun 2014 adalah Kawasan Strategis Nasional yang mempunyai pengaruh sangat penting terhadap budaya yang berada dalam radius paling sedikit 5 (lima) kilomater dari pusat Candi Borobudur, yang terdiri atas Subkawasan Pelestarian 1 dan Subkawasan Pelestarian 2 serta telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dalam Dokumen Warisan Dunia Nomor C-592.

INTERPRETASI

Adalah penafsiran suatu foto udara atau citra satelit untuk dibuat kesimpulan kenampakannya. Interpretasi citra adalah kegiatan mengenali obyek pada citra dengan cara menganalisis dan kemudian menilai penting atau tidaknya obyek tersebut. Di dalam kegiatan monitoring perubahan penggunaan lahan di kawasan strategis nasional Borobudur digunakan interpretasi citra satelit untuk melihat perubahan lahan dari waktu ke waktu. Interpretasi citra satelit yang dilakukan dalam monitoring penggunaan lahan ini antara lain interpretasi kawasan pertanian, kawasan pemukiman, kawasan sempadan sungai, dan lain-lain.

INSET PETA

Adalah peta kecil yang ditempatkan pada posisi yang sesuai dalam peta utama dengan diberi arsir atau warna lain yang menunjukkan lokasi daerah yang dipetakan. Fugnsi inset peta ada 3 macam: (i) inset yang berfungsi untuk menunjukkan lokasi relatif dari wilayah yang tergambar oleh peta utama. Inset ini memiliki skala lebih kecil daripada peta utama yang menjelaskan letak atau hubungan antara wilayah pada peta utama dengan wilayah lainnya yang berada di sekeliling wilayah yang terdapat pada peta utama. Contoh dari inset ini misalnya lokasi relatif Kabupaten Magelang dimana Candi Borobudur berada sebagai peta utama, terlihat posisinya dengan kabupaten lainnya pada inset peta wilayah Jawa Tengah, (ii) inset yang berfungsi memperbesar atau menjelaskan sebagian kecil wilayah yang terdapat pada peta utama. Inset ini memiliki skala yang lebih besar daripada peta utama. Misalnya lokasi danau purba yang dianggap penting yang terdapat di kawasan Borobudur akan diperbesar sehingga akan terlihat jelas.

INKLINASI

Ada beberapa arti inklinasi, yang pertama inklinasi adalah sudut antara bidang yang menjadi acuan dengan bidang yang diukur kemiringannya. Kedua inklinasi berarti penyimpangan kedudukan sumbu bumi terhadap bidang datar sebesar 23,50 dan membentuk bidang ekliptika. Ketiga, inklinasi adalah sudut yang dibentuk dari penyimpangan magnet terhadap arah barat dan timur geografis. Perhitungan tentang inklinasi dilakukan dalam kegiatan pemetaan situs dan kawasan serta dalam pengukuran struktur dan bangunan cagar budaya termasuk pada struktur Candi Borobudur.

INFRASTRUKTUR

Infrastruktur = prasarana, adalah segala sesuatu yg merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek, dan sebagainya). Pembangunan suatu daerah sangat memerlukan infrastruktur agar berbagai kegiatan ekonomi dan sosial dapat berjalan. Borobudur sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang utama sangat membutuhkan dukungan infrastruktur, antara lain jalan, jaringan air, jaringan listrik, ruang parkir, pasar, dan lain-lain.

IKLIM

Adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah yang luas dan ditentukan berdasarkan perhitungan dalam suatu daerah yang luas dan ditentukan berdasarkan perhitungan dalam waktu yang lama (sekitar 11-30 tahun). Untuk memantau kondisi cuaca di sekitar Candi Borobudur, Badan Meteorologi dan Geofisika memasang stasiun pengamatan cuaca di halaman kantor Balai Konservasi Borobudur dengan pengambilan data dilakukan setiap hari oleh staf Balai Konservasi Borobudur.

HIDROLOGI

Merupakan ilmu yang mempelajari tentang pergerakan, distribusi, dan kualitas air yang ada di bumi serta siklus hidrologi dan sumber daya air baik di permukaan maupun di bawah permukaan. Adapun siklus hidrologi sendiri adalah sirkulasi air dari laut ke atmosfer lalu ke bumi dan kembali lagi ke laut dan seterusnya.